Update Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat dan Penjelasannya
Update Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat dan Penjelasannya

Berita Terkini Hari ini : Update Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat dan Penjelasannya

Posted on

Berita Terkini Hari ini : Update Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat dan Penjelasannya – Pemerintah sudah mengklasifikasi zonasi daerah yang terpapar Covid-19 berdasarkan warna. Terdapat empat warna yang digunakan untuk mengelompokkan keadaan suatu daerah. Warna yang digunakan ialah warna merah, oranye, kuning, dan hijau. Masing-masing warna tersebut juga memiliki arti tersendiri mengenai keadaan daerah terkait virus Covid-19.

Update Kasus Positif Covid-19 di Sumatera Barat

Juru Bicara Penanganan Corona (Covid-19) Sumatra Barat, Jasman Rizal mengatakan, untuk menentukan warna zonasi suatu daerah, pemerintah menggunakan belasan indikator. Tiap-tiap indikator itu nantinya akan dihitung dengan skor penilaian.

Indikator tersebut juga dihitung berdasarkan kenaikan jumlah pasien sembuh dari kasus positif dan suspek. Tak hanya itu, juga terdapat peningkatan pemeriksaan spesimen dalam dua minggu, serta positivity rate kurang dari 5%.

“Kedepannya, masing-masing daerah akan mengantongi skor yang berbeda-beda dari 15 indikator tadi. Skor dan penilaian atas sebuah daerah akan dijumlahkan, lalu hasilnya akan dikategorisasikan menjadi zona yang disesuaikan berdasarkan warna,” jelas Jasman.

Lebih jauh lagi ia menjelaskan, warna merah adalah warna yang diperuntukkan bagi suatu daerah yang memiliki risiko yang tinggi terhadap penyebaran virus Covid-19. Warna oranye memiliki risiko sedang, warna kuning memiliki risiko rendah, serta warna hijau bagi daerah yang tidak terdampak atau tidak tercatat dalam kasus Covid-19 positif.

Berita terkini terkait penyebaran virus Covid-19 di Sumatra Barat

Berita terkini terkait penyebaran virus Covid-19 di Sumatra Barat menunjukkan bahwa, di Sumatera Barat banyak terjadi kasus Covid-19. Di mana,  warna zona beberapa daerah di Ranah Minang ditandai dengan warna merah.

Klasifikasi warna zona juga ikut mempengaruhi implementasi aktivitas di daerah tersebut. Apabila masuk zona merah, maka sebagian besar aktivitas masyarakat harus dihentikan. Sebab, tingkat penyebaran virus dikategorikan tidak terkendali, di mana transmisi lokal terjadi dengan cepat dan menyebar secara luas.

READ  Informasi Kabar Hari Ini Reshuffle Menteri Versi IPW

Lebih jelas lagi Jasman mengatakan, kawasan zona merah wajib menonaktifkan aktivitas-aktivitas di ruang publik, misalnya pertemuan-pertemuan yang melibatkan orang banyak. “Serta harus dilakukan penutupan terhadap beberapa aktivitas usaha. Masyarakat harus tetap berada di rumah dalam melakukan aktivitasnya, baik itu belajar maupun bekerja,” tambahnya yang dikutip dalam Berita hari ini.

Zonasi Covid-19 di Sumatera Barat

Ia juga mengatakan bahwa tak jauh berbeda dengan kawasan zona merah, daerah yang diklasifikasikan warna oranye artinya terdapat risiko yang tinggi terhadap penyebaran dan potensi virus yang tidak terkendali. Pada zona warna ini, masyarakat diimbau tetap di rumah, menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat keluar rumah serta aktivitas bisnis dibuka terbatas dan fasilitas pendidikan ditutup sementara.

Sementara, zona kuning artinya penyebaran virus covid-19 masih terkendali, walaupun begitu, potensi transmisi tetap dapat terjadi. Masyarakat yang berada di zona kuning boleh beraktivitas di luar rumah, tetapi harus tetap menjalankan protokol kesehatan. Tempat-tempat umum juga dapat beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan.

“Kalau zona hijau, tidak ditemukan kasus positif Covid-19. Semua aktivitas dapat berjalan normal namun tetap dengan protokol kesehatan,” katanya.

Ditambahkannya, saat ini di Sumatera Barat, daerah yang sudah digolongkan zona merah merupakan Kota Padang. Selanjutnya 6 daerah di Sumatera Barat digolongkan zona oranye dan 12 digolongkan zona kuning.

Dari berita Sumatera Barat hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar kembali mengeluarkan kebijakan baru untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang semakin merebak di wilayah itu. Sesudah menerapkan “work from home” (WFH) atau bekerja dari rumah, Pemkab Tanah Datar mengeluarkan kebijakan baru yakni, melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk dinas luar provinsi.

READ  Menilik Detail Harian Haluan, Media yang Mencerdaskan Masyarakat

Sekdakab Tanah Datar, Irwandi mengatakan, pemerintah saat ini memang melakukan pengetatan atau pembatasan terhadap ASN yang tugas ke luar provinsi. Pengetatan perjalanan dinas bagi ASN tersebut sudah mulai diberlakukan sejak Senin (13/9/2020).

“Ya, saat ini dilakukan pembatasan terhadap ASN yang tugas keluar provinsi. Sejak Senin kemarin telah mulai kita lakukan sampai kondisi di daerah tujuan bisa didatangi,” kata Irwandi. Katanya, pelarangan ini dimaksudkan untuk menghindari terjadinya kasus baru.

Berita Sumatera Barat terkini

Berita Sumatera Barat terkini menunjukkan informasi seorang Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tanah Datar dinyatakan positif Covid-19 sesudah pulang dari luar provinsi. Beberapa staf yang sempat kontak dengan pejabat itu sudah di-swab. Pelayanan di kantor tempat yang bersangkutan dinas pun sempat ditutup beberapa hari. Selain itu, beberapa staf dan pejabat lainnya ikut terpapar virus Corona.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen di Laboratorium Kedokteran Universitas Andalas, Rabu (16/9/2020), kasus Covid-19 di Tanah Datar kembali bertambah 10 orang.

Roza Mardiah selaku Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tanah Datar mengatakan, sepuluh orang yang terinfeksi Covid-19 ini, tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lima Kaum dan Tanjung Emas.

Selain pelaku perjalanan, sebagian orang yang terinfeksi diketahui terpapar dari kontak erat dengan kasus terkonfirmasi. “Kalau pasien yang 10 itu, terdiri dari ASN, IRT, dan lainnya. Ada juga yang mengurus surat perjalanan dengan rapid test, ditemukam reaktif, dilakukan swab ternyata hasilnya positif,” jelas Roza.

berita Padang terkini

Berdasarkan penetapan Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Barat, berita Padang terkini menginformasikan bahwa Tanah Datar saat ini sudah masuk zona oranye atau berisiko sedang penularan Covid-19. Untuk itu, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, perlu adanya pembatasan fisik terhadap masyarakat dan pihak-pihak terkait lainnya.

READ  Informasi Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP

Secara kumulatif Covid-19 di Tanah Datar sudah mencapai 150 orang. Sampai saat ini, angka kesembuhan masih di angka 75 orang, dan 4 orang meninggal dunia.

Di lain pihak, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Polres Tanah Datar juga melaksanakan aktivitas Operasi Yustisi berupa Pendisiplinan Penerapan Protokoler Kesehatan Adaptasi Kebiasaan Baru. Aktivitas dilaksanakan pada hari Rabu (16/9/2020) sekira pukul 10.00 di Pasar Sungai Tarab. Aktivitas ini dipimpin Kasat Sabhara Polres Tanah Datar beserta personel sebanyak 25 orang.

Di Sumatera Barat sendiri, dari 19 kabupaten/kota yang ada di sana, tak ada satu pun yang masuk ke dalam zona hijau. Pertumbuhan kasus covid terus meningkat di provinsi Ranah Minang tersebut.

Dalam seminggu terakhir, kasus positif virus Covid-19 terus meningkat. Begitu juga dengan kasus kematian akibat virus tersebut. Dari data terakhir, kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat mencapai 3.804 kasus. Sementara, jumlah korban meninggal akibat virus menular tersebut mencapai 86 jiwa.

Berikut data pantauan kasus Covid-19 di Sumatera Barat dalam lima hari terakhir:

Kamis, 17 September 2020

PDP                 : 343

Meninggal       : 86

Positif              :  3.804

Rabu, 16 September 2020

PDP                 : 328

Meninggal       : 84

Positif              :  3.692

Selasa, 15 September 2020

PDP                 : 289

Meninggal       : 79

Positif              :  3.575

Senin, 14 September 2020

PDP                 : 259

Meninggal       : 74

Positif              :  3.427

Minggu, 13 September 2020

PDP                 : 253

Meninggal       : 72

Positif              :  3.311

 

Penutup

Demikianlah berita Padang hari ini terkait virus Covid-19 di Sumatera Barat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *