Informasi Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP
Informasi Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP

Informasi Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP

Posted on

Informasi Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP . Indonesia merupakan negara kesatuan yang tentunya memiliki aturan untuk mengatur setiap hal dalam negara tersebut. Aturan tersebut biasa disebut dengan Undang-undang atau UU. Dalam Undang-undang tersebut terdapat pembagian poin-poin tertentu yang disebut dengan pasal.

Akhir-akhir ini Indonesia sedang digemparkan dengan adanya sebuah pasal dalam Undang-undang yang dibuat oleh pemerintahan Indonesia. Bahkan Undang-undang inu disebut sebagai Undang-undang yang kontroversial. Banyak pihak yang menolak dan tidak setuju dengan isi dari Undang-undang tersebut.

Berita Terkini Pasal Kontroversial RUU HIP

Undang-undang tersebut dinamakan RUU HIP. Akibat dari UU ini banyak ormas dan masyarakat lainnya turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka mengenai penolakan UU tersebut. HIP merupakan singkatan dari Haluan Ideologi Pancasila. Seperti kita ketahui Pancasila merupakan dasar dan ideologi bangsa Indonesia.

Sehingga, saat ada yang mencoba mengganti dan merubahnya tentu saja bangsa Indonesia akan bereaksi terutama melakukan penolakan seperti yang sedang terjadi saat ini. Beberapa kelompok menuding UU ini mencabut Tap MPRS No. XXV tahun 1996 mengenai larangan ajaran komunisme, Marxisme dan Leninisme.

Kontroversi RUU HIP

Sekilas hal tersebut pastinya memancing kontroversi di tengah masyarakat Indonesia. Tak bisa dipungkiri hal tersebut terus menduduki posisi pertama dalam portal informasi kabar terkini. Terlepas dari fakta yang sebenarnya terjadi sesungguhnya, berita mengenai Undang-undang HIP ini terus menjadi perbincangan.

Undang-undang ini merupakan usulan dari DPR. Pemerintah sendiri belum mengeluarkan pernyataan tegas mengenai penolakan Undang-undang tersebut. Pemerintah masih mengkaji draf Undang-undang yang terdiri dari 10 bab tersebut. Pasal yang menuai kontroversi terletak pada pasal 7 mengenai ciri pokok Pancasila.

Pada pasal tersebut disebutkan bahwa ciri pokok Pancasila ialah berupa Trisila. Trisila berarti terdiri 3 sila atau 3 dasar yang terdiri dari sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, serta ketuhanan yang berkebudayaan. Trisila tersebut terkristalisasi dalam ekasila, yaitu gotong royong. Undang-undang ini mengandung 3 poin utama yaitu trisila, ekasila, dan ketuhanan yang berkebudayaan.

READ  Informasi Terupdate: Alasan RUU HIP Menuai Penolakan dari Banyak Pihak

Poin tersebut mendapatkan kritikan keras dari masyarakat karena merujuk pada Pancasila yang pertama kali dibuat pada 1 Juni 1945. Hal tersebut bertentangan dengan Pancasila yang sudah disepakati dalam pertemuan PPKI pada saat itu.  RUU yang menjadi berita terkini ini dibuat untuk memperkuat posisi kelelembagaan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang tertuang pada pasal 44.

Alasan RUU HIP Ditolak

Kelompok penolak RUU ini merasa keberatan dengan poin tersebut karena terdapat poin-poin penting yang ditiadakan dan diganti. Selain itu, mereka pun merasa keberatan dengan ditiadakannya ketetapan MPR sementara atau Tap MPRS yang sebelumnya sudah disebutkan. Otomatis, Partai Komunis Indonesia atau PKI kini seolah tidak ada pelarangan khusus seperti dalam MPRS tersebut.

Seperti kita ketahui PKI merupakan musuh bangsa Indonesia karena sejak zaman perjuangan dahulu pun PKI sudah jelas merusak bangsa Indonesia. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan dan mengalami penolakan keras dari masyarakat karena tak ingin PKI bisa bangkit kembali.

Adanya RUU HIP tersebut secara tidak langsung sudah memberi ruang untuk munculnya kembali faham komunisme yang tidak diinginkan oleh bangsa Indonesia. Maka tak heran jika hal tersebut menjadi hal yang kontoversi di Indonesia. Namun, sepatutnya sebagai masyarakat kita perlu menyelidiki terlebih dahulu mengenai kebenaran dari pernyataan tersebut.

Penutup

Jika semua informasi sudah berdasarkan fakta, maka berikutnya sebagai masyarakat Anda berhak menolak dan menyampaikan penolakan tersebut seperti yang sedang dilakukan oleh masyarakat lainnya hingga saat ini. Untuk mengetahui berita ter-update mengenai hal tersebut maka pilihlah berita dari portal yang selalu memberikan fakta dan bukan hoaks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *